Kerinduan

Di ujung sana, tempat yang belum diketahui namanya, seorang lelaki melihat kerinduannya sendiri lewat udara-udara kosong di ketinggian 1200 mdpl. Dia yang melihatnya pada sebuah refleksi yang tidak berkesudahan melalui kerongkongan, dan urat nadi. Di dalam batinnya tak mau menyebut-nyebut cerita lalu yang gigil di tampias hujan. Pada waktu yang tak akan pernah ia tentukan batasan untuk melihat kerinduan di udara kosong yang memancing tanya, bagaimana caranya melepaskan fragmen-fragmen tidak bernama.

Kerinduan hanyalah sepotong perasaan janggal dalam rongga dadanya. Tak ada orang yang mau berefleksi di ketinggian seperti ini. Lebih baik datang menemui, atau mencari untuk memeluk kerinduan. Perasaan apa yang tepat untuk menyebutnya? rasanya tidak mungkin ia kembali turun dan melihat keramaian yang memekakkan telinga.

Exif_JPEG_420

dok pribadi

Sudah dia putuskan untuk melepaskannya, maka, dia rela terjun dari ketinggian meskipun mustahil. Continue reading

Review Buku Animal Farm: Pemberontakan Hewan Rasa Manusia

Manusia adalah satu-satunya makhluk yang mengonsumsi tanpa menghasilkan  -Animal Farm, George Orwell

Apakah terlambat membaca buku ini di tahun 2017? Buku yang ditulis Geroge tahun 1945 ini membawanya sebagai salah satu penulis dunia yang berpengaruh terhadap peradapan. Cantik! Terlambat membaca boleh daripada tidak sama sekali, saya tertarik membaca buku ini ketika sampul berwarna kuning ini menarik, George memang sudah bukan nama yang asing lagi bagi sastrawan, filsuf, dan pegiat buku. Maaf saya baru berani membacanya di tahun ini.

Exif_JPEG_420

dok pirbadi

Aroma kertas yang sensual mengaduk-aduk isi pikiranku, saya pikir ada pengaruh aroma kertas terhadap psikologi. Menenangkannya tidak terperi. Hanya beberapa hari di waktu malam saya berhasil menamatkan kisah Animal Farm yang penuh dengan alegori politik. Terbayang nggak pada waktu itu Orwell mengimaginasikan Perang Dunia II atas nama hewan? Sungguh di zaman sekarangpun pemikrian Orwell seperti hujan yang membawa aroma aneh pada tanah tetapi benar adanya keserakahan adalah penghancur segalanya.

            Judul Buku                  : Animal Farm

            Penulis                         : George Orwell

            Penerjemah                : Prof Bakdi Soemanto

            Penerbit                       : Bentang Pustaka

            Cetakan Pertama       : Januari 2015

Jangan bertanya kenapa orang yang gemar membaca memiliki kecanduan yang tidak bisa dijelaskan: membaui kertas-kertas cetakan untuk buku tertentu. Apakah langsung bisa memahami isinya dengan aroma itu? hahaha.

Kisah ini wajib dibaca untuk kamu yang mengklaim sebagai penikmat sastra.

Saya tidak bisa berhenti membaca sejak membuka halaman pertama. Ketika Pak Jones lupa menutup lubang masuk keluar ayam karena mabuk berat. Kemudian si babi Putih-Tengah, si tua Major menyampaikan mimpinya yang aneh tentang pemberontakan hewan terhadap manusia. Continue reading

Batas yang Tak Terlihat

Disela-sela khidmat aku berdiri menatap lintasan alam. Dari biru yang diwarnai putihnya awan. Deru yang halus dari kejauhan sudah menadakan, kerinduan.
Dari tempatku berdiri sekarang aku tidak bisa menemukan, mana batasan langit itu, batasan antara langit dan lautan. Seolah mereka bersatu. Dalam diamku tentu, aku mengagumi-Mu.

This slideshow requires JavaScript.

 

(ber)Aktivitas Politik bersama Okky Madasari

Membaca adalah adalah aktivitas politik sederhana yang mudah dilakukan” -Okky Madasari

Dengan membaca  kita bisa bersikap akan suatu pendapat, gagasan yang mendominasi.

Selama ini saya menikmati pemikiran Mbak Okky melalui novel-novel, artikel-artikel di Jakarta Post, dan cuitan yang beliau tulis. Tetapi baru kemarin saya bisa secara langsung mendengarkan pemikirannya dalam dialog-dialog dan pemaparan beliau yang tergaungkan pada malam itu.

This slideshow requires JavaScript.

Politik dalam KBBI berarti: cara bertindak (dalam menghadapi atau menangani suatu masalah); kebijaksanaan: — dagang; — bahasa nasional;

Apa yang paling membuat aktivitas politik itu menyenangkan? tentu dilakukan dengan cinta, dan segenap hati. Menurut saya berdiskusi di forum kepenulisan adalah sebuah aktivitas “politik” .

Bisa dikatan untuk melawan ketumpulan dan bersikap salah satunya adalah dari membaca. Itulah sebabnya ada anonim berkata apa yang kamu baca merupakan gambaran dari dirimu. Minimal menjadi pembaca membuat kamu bisa melawan hal-hal berupa pendapat maupun gagasan yang dominan di masyarakat tanpa diketahui dengan jelas asal-usulnya.

Saya sependapat dengan penuturan Mbak Okky malam itu. Disesi pertama, karena tema malam itu adalah menulis dengan cinta, Mbak Okky menjelaskan tentang arti cinta itu sendiri. Untuk menulis apapun kamu yang memiliki hobi menulis dilarang menulis dengan memaknai cinta dalam arti sempit. Ada yang menganggap cinta itu hanya tentang lelaki dan perempuan. Padahal demikian ini tidak bisa diartikan demikian, bisa tentang mencintai pekerjaan, sahabat, dan semua yang berada di sekelilingmu sebenarnya adalah cinta. Luasnya cinta itulah yang menurut Mbak Okky menjadikan cinta sebagai bahan yang tidak akan pernah habis ketika digali dengan kreativitas.

Malam itu Mbak Okky bertutur tentang asal mula dia memutuskan untuk menulis sebagai jalan hidup, mencari nafkah, sebelumnya Mbak Okky memang mencintai dunia tulis menulis sudah sejak SD. Lahir di Magetan membuat dia pada masa kecilnya sudah menemukan buku-buku sastra, maupun esai dari tokoh-tokoh yang memiliki pikiran kritis dalam nafas tulisan mereka, perpustakaan Magetan pada masa itu kurang memadai, buku-buku yang sering dipajang di perpustakaan lebih banyak tentang cerita populer.

Dari percakapan-percakapan malam itu, ada beberapa “politik” penting yang bisa dijadikan referensi dalam menulis.

Membaca sebanyak-banyaknya

            Menulis untuk bersenang-senang bagaimana rasanya? bagi Mbak Okky masa emas kepenulisannya terjadi saat dia masih asyik menulis di blogspot. Kenapa? karena pada waktu itu dia menulis untuk bersenang-senang, bukan karena paksaaan. Bukan karena pilihan penghidupan pada masa itu. Menikmati proses adalah hal pokok yang harus dilakukan meskipun untuk kesenangan maupun sudah menjadi jalan hidup.

Demikian untuk kamu yang memiliki hobi menulis tentu harus memiliki keluasan dalam melihat bermacam-macam diksi, ataupun cerita yang sedang trand. Apa? ya dengan terus membaca tentu akan membuat kamu semakin memiliki ide-ide baru untuk ditulis. Continue reading

Review Buku Tanah Surga Merah: Berkelakar di Tengah Kepentingan Politik

tsm

Dok Pribadi

Pertamakali saya mengenal karya Arafat di tahun 2015 yaitu melalui novel yang berjudul Tempat Paling Sunyi. Sejak pertamuan pertama saya dengan cerita beliau, secara tidak langsung saya mencari tahu lebih dalam sastrawan yang berasal dari pedalaman Aceh ini. Ternyata beberapa karyanya, novel, telah diikutkan dalam Sayembara DKJ. Bahkan satu novelnya yang berjudul Burung Terbang di Kelam Malam yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka telah dialih bahasakan dalam bahasa Inggris. Sebagai penikmat buku, saya semakin tergelitik dengan karya terbarunya yang sekarang sudah beredar di toko buku, Tanah Surga Merah, novel tersebut masuk dalam lima besar Novel Dewan Kesenian Jakarta 2016. Rasanya, saya merindukan cerita yang menyegarkan dengan kritik sosial yang modern. Di sini saya menemukannya, getir memang, tetapi kocak. Apalagi ketika sampai pada bagian tokoh utama, Murad, menjadi Teungku dalam penyamaran. Penasarankan? buku ini wajib kamu baca disela-sela rutinitas yang dipenuhi orang-orang yang tidak menyukai baca buku. Meskipun hanya novel.

Sejak awal di novel ini sudah mengadirkan tanda tanya besar, seberapakah pentingnya tokoh aku yang diperankan oleh Murtad hingga Partai Merah memburunya setelah dia sempat melarikan diri selama lima tahun dalam perantauan dan kembali ke kampung halaman. Menggelitik. Continue reading

Berteduh

Musim berjalan silih berganti di bulan Januari, hingga topimu koyak belum terganti. Terik siang melelehkan keringat-keringatmu mengucur dari dahi. Sore hari yang tempias, segalanya berubah kembali jalan-jalan dari panas berganti licin. Kendaraan-kendaraan di jalan protokol macet sebab kamu mengatur mereka yang ingin berbelok tak mau sabar menanti. Keringatmu digantikan dengan gigil. Kasar. Hitam. Dekil.

Berteduhlah.  Continue reading